bunga sakura ketika mekar

Kayu Digosok Jadi Uang, Hanya Ada di Jepang

Masih membekas diingatan tentang demam batu akik yang melanda negeri ini. Hampir disetiap pojokan kita bisa menemukan orang sedang menggosok batu. Bahkan, kala itu saya sedang meeting dengan beberapa investor di starbuck Lotte Avenue Jakarta, tampak 3 orang pemuda duduk 1 meja dan ketiganya terlihat menderita penyakit koreng.

Saya penasaran, ada apa gerangan orang-orang tersebut menggaruk tiada henti. Ternyata, mereka sedang gosok batu akik di celana levisnya. Sejenak percakapan serius kami terhenti dan semua penasaran keheranan dengan arah tatapan mata saya.

petugas membersih kayu Sakura
petugas membersih kayu Sakura

Lain Indonesia lain di Jepang. Kunjungan saya bulan februari diawal tahun 2018 yang merupakan akhir dari musim dingin di Jepang membawa sedikit cerita yang mirip-mirip dengan Indonesia. Bedanya, di Jepang yang digosok adalah pohon. Kayu yang digosok ini, kalau saya tidak salah tebak adalah pohon sakura. Sebentar lagi pohonnya berbunga. Dan bunga sakura adalah primadona bagi Jepang.

Kira-kira begini rupanya ketika sudah mekar nanti:

bunga sakura ketika mekar
bunga sakura ketika mekar

Oh ya, pohon bunga sakura dan pohon bunga ume rupanya hampir mirip lo..! bahkan rupa bunganya juga mirip. Berikut bunga dan pohon ume.

Saya memandangi petugas yang sedang menggosok pohon kayu tersebut, sampai menimbulkan rasa penasaran dari 3 teman saya yang sama-sama dari Indonesia.

Lihat, di Indonesia orang-orang kita gosok batu.
Disini mereka gosok kayu. Sebentar lagi jadi uang seloroh ku.

Seloroh tadi bukan asal bunyi. Memang bukan pohon sakuranya yang menghasilkan uang, tapi daya tarik dari bunga sakura yang dihasilkan oleh pohon yang digosok petugas tersebut mampu mengundang lebih dari 28.690.000 turis datang ke Jepang pada tahun 2017. Bisa dibayangkan berapa duit yang masuk ke devisa Jepang. Indonesia yang kunjungannya berkisar diangka 14 juta saja sudah mampu jadi penyumbang devisa nomor 2 dibawah kelapa sawit.

Angka kunjungan turis ke Jepang sangat fantastis.
Cantiknya alam Indonesia tidak mampu menggaet turis sebanyak Jepang. Bahkan tahun lalu, jumlah kunjungan wisatawan asing ke Indonesia kurang dari setengah kunjungan turis ke Jepang. Tepatnya 14.040.000 kunjungan saja.

Apa mungkin kita perlu gosok pohon-pohon di pinggir jalan biar turis datang?
Atau kita tanam pohon sakura biar wisatawan tertarik?

Angka kunjungan ke Jepang tiap tahun meningkat, termasuk dari Indonesia. Negeri samurai ini adalah salah satu negara yang sukses dengan pariwisatanya. Penduduk dari berbagai negara terus menerus mengalami peningkatan berkunjung ke Jepang. Lihat angkanya dari gambar dibawah ini.
Kita berharap Indonesia bisa begitu, meski tahun 2017 meleset dari target 15 juta menjadi 14 juta saja. Masih banyak yang harus kita benahi, baik oleh negara, pelaku bisnis dan masyarakat secara umum.

Oh ya, bunga sakura bukan satu-satunya daya tarik jepang. Gunung Fuji juga menjadi magnet para wisatawan, disamping mudah didaki, cuaca dan atmosfirnya sangat mendukung.

gunung fuji, jepang
gunung fuji, jepang

Leave a Reply